Showing posts with label Fashion Tips. Show all posts
Showing posts with label Fashion Tips. Show all posts

Tuesday, July 14, 2015

Di Balik Selubung ‘Image’ Jeans


Available Levi's Jeans @TiranaHouse size 24-27 | Original | Limited

Jeans memang menawarkan kenyamanan fisik maupun rasa percaya diri untuk konsumennya. Kainnya tahan lama, relatif murah, enak dipakai, hangat di musim penghujan dan tetap sejuk di musim panas – tidak mudah longgar dan tidak mudah terlihat kotor. Lebih dari itu, jeans memiliki warna yang sangat netral sehingga bisa dipadu dengan segala warna. Bahkan konsumen anak muda sering menggosok jeansnya sampai kusam/belel dengan alasan mode. 

Pesona jeans begitu dahsyat, karena selain efektif sebagai pakaian, jeans bisa dipermak, dihias, disobek-sobek. Memang, jeans menawarkan gaya dimana setiap orang bisa tampil beda seperti apa yang diinginkannya: bisa terlihat feminine, maskulin, bersahaja, riang, demokratis, egaliter. Seorang desainer muda Paris, John Galliano mengatakan bahwa satu-satunya garmen terpenting di setiap masa adalah jeans.

Levi's Collection +tirana house 
Jika ditilik lebih dalam lagi, jeans merupakan ekspansi budaya “leluhurnya”, yaitu Amerika yang identik dengan citra demokrasi, menghargai hak asasi manusia dan perbedaan – berwawasan ke depan. Dan jeans memang dapat ditemui dimana saja – dari pelosok pedesaan – pertambangan emas Afrika Selatan – pegunungan Andes, Peru – hutan-hutan Kongo – sampai di catwalk Milan atau New York. Jika jeans telah dipakai oleh manusia seantero bumi bukankah ini sebuah bentuk usaha menyeragamkan manusia? Dan bukankah ini bertolak belakang dengan citra jeans yang demokratis dan menghargai perbedaan manusia.

Citra atau image bisa saja membius konsumen, tetapi praktek perluasan penjualan produk punya logika sendiri yang mensahkan pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan alam. David Ransom, seorang penulis mengatakan bahwa “sifat dari suatu benda bukan semata-mata citra yang ditawarkan, melainkan fakta yang ada di baliknya”. Ada baiknya untuk menyimak kembali bahan baku dan pembuatan jeans.

Jeans berbahan dasar katun yang diperoleh dari hamparan perkebunan katun yang menutupi hampir
5% permukaan bumi. Dibanding tanaman lain, pohon kapas memerlukan pestisida lebih banyak yang berarti kadar racunnya lebih tinggi. Untuk menjadi kain, kapas harus diolah dengan berbagai macam campuran zat kimia. Zat beracun dalam jumlah besar dihasilkan oleh industri tekstil untuk proses pencelupan telah menyebabkan polusi udara, tanah dan air yang sangat parah. Sebagian kota New Mexico dilaporkan telah hancur akibat ekstraksi batu apung yang digunakan untuk “stone wash”.

Industri jeans juga banyak melibatkan pekerja wanita muda yang dibayar sangat rendah, terutama di negara Guatemala, Bangladesh, atau di daerah perdagangan kain kaum imigran di kota Los Angeles, New York, Toronto, Sydney, London bahkan merambah ke Cina pada waktu itu. Harry Wu, seorang aktivis hak asasi manusia Amerika mengatakan bahwa “apa yang berkembang di Cina adalah iklim bisnis, tapi kenyataannya pelanggaran hak asasi manusia semakin parah, pekerja paksa masih dipakai, tak ada organisasi buruh independen, dan siapapun yang mencoba mengorganisasi buruh akan dijebloskan ke kamp-re edukasi”.

Levi's Collection +tirana house 
Tentunya ada produk jeans yang peduli terhadap hak asasi manusia salah satunya Levi Strauss & Co. Perusahaan Levi’s pernah membatalkan kontrak produksinya di Birma dan Cina karena ada pelanggaran hak asasi manusia. Juga saat perusahaan ini mengetahui kontraktornya di Bangladesh memperkerjakan anak-anak, perusahaan ini menawarkan pendidikan pada mereka. Disamping itu ada produk jeans ramah lingkungan, yang terbuat dari rami buatan Rumania, seperti misalnya produk jeans Hemp Union. Inspirasi pemakaian bahan ini berasal dari asal muasal jeans yang awalnya terbuat dari rami dan serat-serat yang tidak membutuhkan pestisida. Namun penggunaan rami untuk jeans kerap dihadang oleh kampanye anti narkotika, karena rami adalah bahan dasar marijuana. Untuk mengantisipasi hal ini, Hemp Union menulis di setiap produknya: ‘Jika Anda merokok kain ini, Anda hanya merasa pusing. SAVE THE PLANET’.

Membeli produk dengan kesadaran keadilan sosial dan cinta lingkungan nampaknya belum menggejala pada konsumen Indonesia yang mungkin disebabkan kurangnya pengetahuan tentang proses pembuatan produk. Tetapi gerakan budaya macam ini mutlak diperlukan agar kesejahteraan sosial manusia dan lingkungan alam bisa terselamatkan.

Sumber: Ransom, David. “Jeans: the big stich-up Fooled by false labels, David Ransom sets off in pursuit of the politically correct pair”. New Internationalist, Issue 302, June 1998.
Artikel ini dimuat di Majalah [aikon!] edisi 96, November 1998, halaman 6.

Friday, July 3, 2015

Fashion & Style

Seringkali, pengertian fashion dan style menjadi kabur. Padahal keduanya adalah hal yang berbeda. Fashion datang secepat ia pergi. Style baru terbentuk setelah melampaui sekian waktu. Fashion adalah sekarang, style ingin menjadi abadi. Barangkali, mengapa sering disalahartikan sebagai dua kata yang bersinonim, karena pada prakteknya, fashion dan style tidak boleh dipisahkan. Fashion tanpa style , Anda akan menjadi korban mode. Style tanpa fashion, berarti keras kepala dan tidak progresif. Untuk mencapai harmoni, keduanya ada. (Ni Luh Sekar, Pemimpin Redaksi Dewi Magazine)

Koleksi Dress ENFOCUS @TiranaHouse

Koleksi Dress ENFOCUS @TiranaHouse

Koleksi Dress ENFOCUS @TiranaHouse

Wednesday, July 1, 2015

Pakaian Tepat untuk Bekerja

Tumbuhkan rasa percaya diri lewat busana kerja yang smart.

Kemeja Esprit +tirana house 
Memilih pakaian yang tepat tak jarang jadi problem sendiri di pagi hari. Bagaimana tidak, begitu banyak gaya dan jenis busana yang ada, tetapi Anda tidak bisa menentukan pilihan. Solusinya, KISS atau Keep It Simple and Sophisticated! Pakaian memegang peranan penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri. Karena itu, sesuaikan pakaian yang Anda kenakan dengan aktifitas yang akan Anda jalani. Agar lebih mudah, simak tips beberapa warna pakaian yang wajib Anda miliki: navy blue, hitam, putih, charcoal grey, khaki.

Warna-warna pokok ini sebaiknya Anda miliki untuk setelan kerja, dan cocok untuk acara formal dan casual. Sebaiknaya, pilih setelan berwarna netral lebih dulu. Baru setelah itu tambahkan warna cerah atau terang sebagai pelengkap.

Misalnya, pilih celana panjang dan blazer berwarna charcoal, padukan dengan kemeja warna cerah, dasi atau scraf yang serasi. Hal ini jauh lebih mudah daripada harus memberi aksesori pada setelan berwarna dasar cerah. Dijamin Anda tidak perlu membongkar lemari di pagi hari, dan terlambat datang ke kantor!

Ada beberapa petunjuk praktis dalam memilih pakaian kerja Anda:
* Untuk tampil formal dan elegan, pilih setelan dasar ini: Sebuah suit navy blue berbahan dasar wool, atau suit charcoal berbahan sama, kemeja putih, sepasang sepatu hitam bermodel resmi, ikat pinggang, dan tas kulit berwarna hitam.

* Untuk tampil casual atau santai, pilih setelan dasar ini: Celana atau skrit berwarna khaki, kemeja putih, sepasang sepatu berwarna hitam atau coklat, tambahkan ikat pinggang yang senada, sebuah tas berbahan kulit atau ballistic nylon warna hitam dan coklat.

* Tambahkan sentuhan pribadi Anda yang sesuai dengan 'gaya' perusahaan tempat Anda bekerja.

* Tentu Anda tidak perlu mengikuti aturan di atas secara kaku. Hanya perlu Anda ingat, memilih pakaian berkualitas baik dan berwarna netral membantu menumbuhkan citra diri, hingga dapat mengurangi rasa cemas dan membangkitkan rasa percaya diri Anda.

Kemeja Lisa Jo +tirana house 

Kemeja Lisa Jo +tirana house 
Setiap bidang dan profesi biasanya punya aturan berbeda untuk urusan dress code. Bila Anda bekerja sebagai pengacara, dokter atau bankir, sebaiknya pilih setelan formal seperti gaya klien yang akan Anda hadapi. Untuk profesi lain, Anda memang bisa lebih bebas mengenakan busana sesuai keinginan dan kepribadian. Yang penting, jaga selalu kerapihan dan kesopanan Anda.

Beberapa dress code tersendiri, dan biasanya sudah diatur dalam dokumen resmi bagian sumber daya manusia. Minta salinanya dan pahami aturan berbusana di tempat kerja Anda. Biasanya aturan berbusana tidak disebutkan secara detail, tetapi lebih dipengaruhi oleh kebiasaan berbusana para pelaku bisnis ini sehari-harinya.

Sebetulnya Anda tak perlu bingung menghadapinya, cukup perhatikan dan sesuaikan diri Anda dengan kebiasaan berbusana lingkungan, terutama dengan atasan. Meski atasan Anda seorang pria, perhatikan gaya busana kerjanaya sehari-hari. Sesuaikan busana Anda sesuai dengan style-nya. Bila atasan selalu mengenakan suits, mungkin Anda perlu membeli satu atau dua pasang setelan formal. Tidak perlu match dengan busana atasan, tetapi jangan terlalu berlawanan!

Meski menyesuaikan kondisi, sebaiknya hindari cara berbusana yang melebihi busana atasan! Jangan sampai atasan Anda menjuluki Anda 'si mewah'

Sumber: Career Handbook. Terbitan Cosmopolitan Indonesia





Tuesday, May 19, 2015

Jenis Rok yang Wajib Anda Ketahui

Sumber: http://log.viva.co.id/news/read/624964-jenis-rok-wanita-yang-wajib-anda-ketahui

VIVA.co.id - Setiap wanita, pastinya ingin selalu tampil dengan gaya yang sempurna. Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, mereka rela mengeluarkan budget untuk keperluan busana mereka. Apakah Anda salah satu wanita yang selalu ingin tampil feminim? Jika iya, salah satu busana wanita yang akan memberikan kesan bahwa Anda merupakan wanita feminim adalah dengan menggunakan rok.

Sebut saja salah satunya adalah maxi skirt. Jenis rok wanita yang pertama adalah maxi skirt. Jangan ragu untuk membeli dan memilih jenis rok yang satu ini. Mengapa demikian? Karena jenis rok maxi skirt akan membuat tampilan Anda makin tinggi, jenjang dan tentunya semakin seksi. 


Rok Maxi


Jenis rok wanita yang pertama adalah maxi skirt. Jangan ragu untuk membeli dan memilih jenis rok yang satu ini. Mengapa demikian? Karena jenis rok maxi skirt akan membuat tampilan Anda makin tinggi, jenjang dan tentunya semakin seksi. Untuk memberikan kesan seksi, Anda dapat memilih maxi skirt yang memiliki belahan sampai ke paha Anda. Namun jika Anda tidak ingin tampil terlalu seksi, Anda dapat memilih model maxi skirt yang tidak memiliki belahan.










Tak hanya sepatu dan jaket saja yang berbahan dasar kulit. Jenis rok leather skirt ini juga berbahan dasar dari kulit. Jika Anda menggunakan rok ini, sangat cocok Anda padupadankan dengan crop top atau kemeja kesayangan Anda. Selain dapat membuat penampilan Anda feminim, menggunakan leather skirt setiap harinya dapat membuat penampilan Anda makin modis dan juga stylish.





Bagi Anda yang suka tampis modis dengan menggunakan rok, pastinya Anda sudah tahu jenis rok yang satu ini. Ya, mini skirt. Rok ini sangat cocok digunakan untuk segala jenis bentuk tubuh. karena modelnya yang mini dapat membuat kaki Anda semakin panjang dan juga jenjang. Namun bagi Anda yang memiliki tubuh pendek namun tidak percaya diri menggunakan rok ini, Anda dapat menambahkan stoking hitam agar dapat memberikan kesan tinggi pada tubuh Anda.











Efek mengembang pada bagian bawah rok jenis A-line skirt ini sangat cocok digunakan bagi Anda yang memiliki tubuh mungil ataupun curvy. Hal ini dikarenakan rok jenis ini berbentuk sama seperti dengan payung. Sehingga jika Anda menggunakan jenis rok A-line skirt ini akan dapat memberikan volume yang lebih pada tubuh mungil Anda.









Berbeda dengan jenis rok yang lain. Peplum skirt memiliki model yang unik dan khas. Yaitu jenis rok ini memiliki 2 bagian yaitu ketat dan juga mengembang. Jika Anda ingin menggunakan peplum skirt, sebaiknya padukan dengan atasan yang pas di tubuh. karena jika Anda menggunakan atasan yang longgar, ini justru akan membuat tubuh Anda semakin besar.

Berbagai Istilah Jeans yang Wajib Diketahui

Sumber: http://www.hai-online.com/Hai/Feature/Fashion/Berbagai-Istilah-Jeans-Yang-Harus-Kamu-Ketahui

Siapa sih yang nggak suka pake celana jeans? Dari orangtua sampai anak muda doyan pakai jeans. Tapi udah pada tau istilah-istilah jeans  belum? Meski awalnya jadi celana jeans  jadi pakaian para penambang karena dianggap lebih kuat dan tahan lama dibanding bahan kain biasa, sekarang celana ini dipakai oleh siapapun di mana pun. Celana jeans ini modelnya bermacam-macam, dari tahun ke tahun ada aja yang baru dan bahkan seringkali jeans-jeans zaman dulu jadi booming lagi. Nah, biar makin paham cek yuk istilah jeans  yang harus kamu ketahui!

Broken Twill
Apa itu Arcuate, Broken Twill, dan Indigo?
Arcuate: Arti harafiahnya yaitu sesuatu yang menyerupai sebuah lengkungan. Pertama kali digunakan oleh Levis di kantong belakang jeans dengan double-stitching. Dikenal sebagai salah satu clothing trademark tertua di dunia. Levis mempatenkan arcuate stitching sejak tahun 1943.

Broken Twill: Dibuat pertama kali oleh Wrangler. Pada dasarnya merupakan gabungan antara left hand twill dan right hand twill. Dibuat untuk mencegah leg twisting yang terjadi natural karena arah rajutan yang mengarah ke kanan atau ke kiri.

Indigo: Salah satu jenis pewarna yang paling tua di dunia ini yang bisa dilacak dari tahun 10  sebelum masehi dan masih digunakan sampai saat ini. Awalnya merupakan jenis pewarna yang dapat diekstrak dari tanaman indigofera, tetapi pada akhir abad 19, Adolf von Baeyer melakukan riset untuk membuat jenis pewarna yang sama yang dapat dicapai melalui proses sintesis kimiawi. Tidak ada perbedaan yang signifikan dari kedua jenis natural dan sintesis ini, bahkan ahli indigo pun tidak dapat melihat perbedaannya.

Rivets
Apa itu Distress / Washed / Pre-washed, Honeycomb / Whiskers, dan Rivets?
Distress / Washed / Pre-washed: Proses untuk membuat jeans memiliki efek sudah dipakai sebelumnya. Bisa berupa bentuk-bentuk lubang kecil, robek-robek, atau paling warna garis-garis muda dan efek ‘denim bleed’.

Honeycomb / Whiskers: Efek yang didapatkan ketika bahan denim yang keras terlipat di bagian tertentu seperti bagian belakang lutut dan paha bagian atas. Lipatan-lipatan ini akan membentuk seperti sebuah pattern.

Rivets: Sebuah benda kecil berbentuk bundar yang dipasang di daerah seperti pinggiran kantong, sebagai penambah kekuatan (supaya tidak cepat copot). Biasanya terbuat dari tembaga. Levis pertama kali memperkenalkan Hidden Rivets di kantong belakang, sebelumnya rivets di kantong belakang dianggap menggangu karena merusak sofa yang biasa diduduki dan juga saddle pada saat berkuda.
Chain
Apa itu Chain Stitch, Selvedge / Selvage, dan Starch?
Chain stitch: Merupakan teknik jahit yang paling penting pada jeans. Pada teknik jahit ini, dibutuhkan 2 buah benang yang akan saling mengunci satu sama lain dan membuat pola seperti rantai. Teknik jahitan ini akan menjamin kekuatan yang lebih dibanding jahitan biasa. Biasanya chain stitch digunakan di bagian-bagian yang merupakan stress point seperti inseam dan pinggang. Selain karena kekuatannya, jenis jahitan ini juga akan memberikan roping effect di bagian hem. Salah satu mesin jahit yang sudah digunakan sejak jaman dulu dan terkenal karena kemampuan membuat chainstitchnya adalah Union Special.

Selvedge / Selvage: Istilah yang digunakan untuk denim yang membentuk edge-nya sendiri (self-edge), karena pada shuttle loom, rajutan denim dapat diselesaikan oleh loom itu sendiri, beda dengan denim yang dihasilkan dengan projectile loom, harus dipotong dan dijahit untuk menyelesaikan fabric-nya. Umumnya shuttle loom membutuhkan lebih banyak bahan untuk menyelesaikan fabric sehingga komposisi cotton yang digunakan lebih banyak, menjadikan bahan selvage denim lebih superior dari denim biasa.

Starch: Biasanya digunakan untuk membuat jeans menjadi lebih keras dan stiff. Semakin keras dan stiff, sepertinya semakin mudah untuk membuat crease dan honeycombs yang lebih kontras.
Raw Denim
Apa itu Raw Denim?
Raw/Dry denim adalah bahan denim yang belum mendapatkan post-treatment, dalam hal ini yaitu denim yang baru selesai dibuat langsung dijual. Hal yang dapat dilihat untuk membedakan bahan “raw” dengan yg tidak adalah bahan raw cenderung keras dan warnanya lebih gelap. Biasanya setiap vendor jeans akan memberikan info lebih lanjut mengenai raw atau tidaknya produk mereka.

Uniknya raw/dry denim adalah memudarnya warna dyenya seiring dengan frekuensi pemakain. Dan efek pemudaran natural inilah yang menjadi daya tarik bagi para denim afficianado.

Lain dengan denim yang prewashed dimana efek memudarnya dibuat secara artificial dengan mesin dan bahan kimia, raw denim akan membentuk efek pemudarannya sesuai dengan bentuk tubuh dan aktivitas si pemakai. Untuk memfasilitasi proses ini, biasanya raw denim jarang dicuci (pada umumnya setelah 6 bulan pemakaian effektif baru dicuci).
Shrinking Denim
Apa itu Shrinking denim?
Mengapa kita butuh menyusutkan denim? Karena bahan dasar jeans pada umumnya terbuat dari bahan katun seperti bahan pakaian lain pada umumnya. Katun diredam air tentu saja akan menyusut dan akan membesar lagi jika direnggangkan.

Melalui proses sanforisation, penyusutan daripada jeans ini diminimalkan sampai dengan kira-kira 1%. Oleh karena itu untuk jeans yang udah di-sanforize, pada umumnya penyusutan tidak dibutuhkan lagi.

Akan tetapi pada jeans yang belum di sanforized (dikenal dengan sebutan: unsaforized denim) penyusutan masih bisa terjadi sehingga merubah ukuran jeans dengan signifikan. Oleh karena itu jeans yang belum di-sanforized pada umumnya direndam dahulu sebelum dipakai. Perkiraan akan penyusutannya tidak bisa dibuat karena tiap jeans menyusut berbeda-beda tergantung bahan, temperatur, lamanya direndam di air dan faktor-faktor lain. Bacalah label atau menanyakan kepada expert local sebelum membeli jeans jenis ini untuk mendapakan ‘fit’ yang diinginkan.

Tuesday, March 24, 2015

Jenis Bra dan Fungsinya

Demi Bra
Bra dengan model half cup dengan strap yang agak lebar yang cocok digunakan dengan pakaian yang berpotongan dada rendah. Demi Bra didesain untuk mengangkat payudara seperti push-up bra.

Full support Bra/Full cup Bra
Bra yang menutup seluruh payudara dan dapat menopang payudara dengan maksimal. Bra jenis ini cocok untuk dipergunakan sehari-hari.
     

Adhesive bra adalah bra yang melekat pada payudara, tidak mempunyai strap, dan tidak dapat menyangga payudara dengan baik. Jenis bra ini digunakan jika anda mengenakan pakaian yang backless atau straples.  

Minimizer Bra
Bra untuk membentuk dan membantu payudara terlihat 1-2 cup lebih kecil. Bra ini sangat nyaman digunakan oleh para wanita yang terganggu dengan payudaranya yang besar dan ingin mengecilkan payudaranya secara instan.

Maternity Bra
Bra elastis yang dapat mengembang untuk menyesuaikan ukuran payudara yang membesar karena kehamilan. Bra ini didesain untuk ibu yang sedang hamil.
T-shirt/Seamless Bra
T-Shirt/Seamless Bra merupakan bra tanpa sambungan yang cocok digunakan bila mengenakan T-Shirt yang ketat. T-shirt bra terbuat dari busa yang sangat lembut sehingga tidak nampak saat memakai t-shirt ketat.
  
Nursing Bra
Bra yang didesain untuk memudahkan ibu untuk menyusui. Di bagian cup bra ini ada bukaan yang membuat bayi dapat mengakses puting dengan mudah.

Padded Bra
Bra dengan spons di bagian dalam. Bra ini cocok digunakan untuk wanita dengan payudara yang kecil agar terlihat lebih penuh dan montok.
 

Softcup bra.
Softcup bra merupakan bra tanpa kawat yang sangat nyaman untuk digunakan sehari-hari. Tersedia juga produk bra tanpa busa dan tanpa kawat, sehingga sangat nyaman menempel di tubuh.
 
Push Up Bra adalah padded bra dengan tambahan spons lagi disebelah kanan dan kiri. Bra ini didesain untuk mengangkat dan membuat payudara mengumpul di tengah sehingga belahan dada dapat terlihat lebih jelas dan menarik. Bahkan ada produk yang menambah busa sehingga mereka menyebutnya double push up. 

Strapless Bra
Bra tanpa tali yang cocok digunakan dengan pakaian yang menampakkan bahu seperti halter neck, tube top/dress, dll.
 

Sport Bra
Bra khusus untuk olahraga yang dibuat dari bahan yang menyerap keringat. Sport bra didesain untuk menutup dan menyangga payudara dengan baik ketika berolahraga.
Underwire Bra
Bra dengan kawat dibagian bawah untuk memberikan support pada payudara.
U-Plunge Bra
U-Plunge Bra adalah bra yang cocok digunakan bila anda mengenakan pakaian dengan potongan dada yang sangat rendah. Bra ini mirip dengan Demi Bra, hanya bagian tengahnya lebih rendah dari Demi Bra.

(sumber: http://payudaraimpian.com/tips/ber

Tuesday, March 10, 2015

MODEL: Profesi Glamour yang Membutuhkan Dedikasi Tinggi





MODEL: Profesi Glamour yang Membutuhkan Dedikasi Tinggi

Kesan apa yang ada bila kita menyaksikan seorang model bergaya di catwalk? Cantik? Tubuh yang proporsional? Menarik? Apa lagi? Apakah pernah terpikir oleh kita: berapa jam kerjanya, berapa incomenya, bagaimana karirnya, singkatnya bagaimana dia mengelola kerjanya?

Acara peragaan busana Xsml di Decorous, diadakan 2-2-2000, jam 8 malam. Rencana gladi resik, pukul 10 pagi. Entah mengapa, pada pukul 7 pagi, salah seorang model sudah muncul, standby di lokasi. Kemudian, tepat pada jam 10 pagi, gladi resik dimulai. Untuk sekadar “berjalan” dalam sebuah show ternyata latihan, koordinasi, pose dan make up, yang perlu dipersiapkan, ternyata tidak dengan mudah dapat langsung diterapkan tanpa latihan. Terutama bila show menampilkan tema tertentu.

Gladi resik berjalan berulang-ulang, diselingi makan siang, istirahat sambal mengobrol sesame model, dan berakhir kira-kira pukul 15.00, satu jam sebelum waktu berhias di mulai. Para model boleh beristirahat dan bebas, namun banyak yang tidak bisa meninggalkan lokasi karena waktu yang terlalu singkat. Kesibukan berhias segera terjadi pada pukul empat, karena para model perlu menampilkan sesuatu yang baru, prima, sesuai dengan tema show. Peragaan yang memukau penonton akhirnya terjadi, tanpa ada yang menyadari bahwa saat-saat ini hanyalah akhir dari jam kerja seorang model.
Sumber: fashionmiz.com
Analisa professional pekerjaan model:
Berapa jumlah jam kerja model, dalam kasus ini? Untuk show ini, ia membutuhkan 13 jam kerja dari waktunya, dan secara serius memanfaatkan kira-kira 8 jam kerja, latihan dan berjalan. Memang banyak waktu yang dimanfaatkan untuk menunggu, tetapi dalam hal ii seorang model tidak bisa memanfaatkan waktu ini untuk mengerjakan profesi lain. Jadi waktu ini perlu dimasukkan di dalam jam kerjanya. Berapa upah seorang model, dan bagaimana orang menghitungnya? Setiap job ditawarkan pada seorang mmodel berdasarkan per kali jalannya. Fee berkisar antara 300-500 ribu (tahun 2000), untuk para senior. Dihitung dari jam kerjanya, maka model hanya dapat menerima satu atau maksimum dua pekerjaan dalam satu hari. Ini pun dengan disiplin waktu yang sangat ketat. Untuk seorang model yang sedang berada pada “top performance” maka biasanya dalam sebulan ia bisa bekerja, hampir setiap harinya. Ini berarti bahwa pendapatan bisa berkisar 3-4 Juta sampai 6 Juta rupiah. 

Untuk menaikkan fee sesuai dengan jam terbang dan keahlian sebenarnya seorang model memang perlu mengandalkan porto folionya. Pengalaman terpilihnya seorang model untuk berpartisipasi dalam show Gianni Versace, tentunya perlu menjadi bahan pertimbangan pemberi kerja, dan dapat dijadikan alasan bagi si model untuk menaikkan standarnya. Di Indoneia, di mana pasar peragaan masih mengamang dan belum terlalu kompetitif hal ini sulit dilakukan. Dari segi pemberi kerja, ada kecenderungan untuk menawar fee semurah-murahnya. Di lain pihak model juga sering tidak berada dalam posisi tawar menawar yang menguntungkan, sehingga fee menjadi sangat situasional. Hal ini tidak berlaku pada model berreputasi yang benar-benar meledak. 

Sumber: www.tempo.co
“Di luar negeri misalnya di Singapore”, tutur seorang model berpengalaman, “tugas model lebih berat, kita perlu membereskan pakaian sendiri, kita perlu mengadakan persiapan sendiri, namun di lain pihak port folio sangat dihargai, dan setiap model dengan sendirinya sudah mempunyai kelas tersendiri tergantung pengalamannya merintis karir.” Bila seseorang sudah menentukan karirnya sebagai model, otomatis pengembangan menjadi agendanya perlu ada perhitungan cermat, berapa tahun ia kuat menahan karirnya di cat walk atau di depan kamera foto, kecuali ia sudah mempersiapkan profesi lain kemudian. Selain itu, upaya marketing, penentuan fee dan strategi memposisikan diri juga perlu dipikirkan seorang model. Kapan saat yang baik untuk bergabung dengan sebuah agency, dan kapan waktu untuk mempunyai manajer sendiri, apa untung ruginya.

Di abad 21 ini di mana semua aspek dalam hidup sudah menjadi global seorang model juga perlu memikirkan cara untuk memasarkan jasanya ke luar negeri. Bila dirasakan bahwa profesionalisme belum bisa tumbuh di dalam negeri, seperti kedisiplinan, penghargaan, kemandirian, maka tidak ada salahnya untuk memikirikan untuk bermukim di luar negeri, seperti yang dilakukan oleh Tracy Trinita, Abel dan kawan-kawan. Konsekuensi biaya hidup pun kemudian perlu diperhitungkan dengan cermat.

Penulis Eileen Rachman – EXPERD
Dimuat di majalah [aikon] media: asal pikiran terbuka, edisi 110, Maret 2000